PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS NILAI BUDAYA SEBAGAI STRATEGI PELESTARIAN BUDAYA

Authors

  • Andi Hamsiah Dosen FKIP Universitas Bosowa Makassar
  • Mas'ud Muhammadiyah Dosen FKIP Universitas Bosowa Makassar
  • Asdar - Dosen FKIP Universitas Bosowa Makassar

Abstract

Pendidikan nasional  memiliki tujuan yang sangat mulia terhadap individu sebagai peserta didik yaitu membangun dan membentuk pribadi yang memiliki ilmu pengetahuan, meningkatkan kemampuan dan keterampilan serta mengembangkan kepribadian menjadi pribadi yang kokoh agar terbentuk karakter yang kuat, tangguh dan kreatif   Pendidian tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan manusia pintar yang terdidik, tetapi yang lebih penting adalah manusia yang terdidik dan berbudaya.
Sebagai identitas modern, generasi muda merasa lebih bergengsi dan bangga apabila mereka dapat mengakses atribut modern,  daripada mengakses indentitas lokal tradisional yang dianggapnya sebagai identitas kampungan yang tertinggal oleh zaman, demikian pula dalam hal tata karma baik etika, moral, seni dan estetika serta agama. Harus diakui  bahwa pendidikan formal belum sepenuhnya mendukung perkembangan yang menyentuh nilai-nilai budaya lokal tradisional.
Penelitian    PSN  (Penelitian Strategi Nasional) dengan judul “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Nilai Budaya sebagai Strategi Pelestarian Budaya” merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai budaya menjadi bahan  ajar Bahasa Indonesia sehingga  lebih  bermakna. Pengembangan bahan ajar  ini dilakukan dengan  melibatkan ahli  matei,  ahli pengajaran,  ahli desain pengajaran, (mahasiswa)  sebagai  sarana uji   produk bahan ajar. Dan respons yang diberikan terhadap produk bahan  ajar bahasa Indonesia berbasis  nilai budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

Additional Files

Published

2019-05-01