Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Metode Proyek Untuk Anak Usia 5 – 6 Tahun

Authors

  • Dian Pramitasari Program Studi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Khusnul Laely Program Studi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Magelang

DOI:

https://doi.org/10.35965/bje.v4i1.3770

Keywords:

Kemampuan Motorik Halus, Metode Proyek, Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Kemampuan motorik halus para siswa kelas B di BA Aisyiyah Mendut berdasarkan hasil observasi awal terindikasi masih rendah. Sebagian besar anak masih kesulitan dalam menulis, melipat kertas, mewarnai dengan rapi serta membentuk kertas origami dengan baik. Penyampaian guru didalam kelas kurang bervariasi dan hanya mengguankan media sederhana yang berulang sehingga kurang menarik bagi anak. Peneltian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui metode proyek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelompok B BA Aisyiyah Mendut dengan total siswa 10 orang. Tahapan tindakan dilakukan dalam tahapan tahapan (a) perencanaan (planning), (b) tindakan (acting). (c) pengamatan (observing), (d) refleksi (reflecting). Pengambilan data dilakukan dengan observasi. Analisis teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan skor yang diperoleh dengan skor ideal dalam kelas. Hasil tindakan yang dilakukan menunjukkan bahwa target pencapaian dan kriteria ketuntasan telah tercapai dengan menggunakan metode proyek dapat meningkatkan kemampuan motorik halus kelompok B BA Aisyiyah Mendut.

Based on the results of initial observations, the fine motor skills of class B at BA AIsyiyah Mendut are indicated to be still low. Most children still have difficulty in writing, folding paper, coloring neatly and forming origami paper well. The teacher’s delivery in the classroom is less varied and only uses simple, repetitive media so it is less interesting for children. This research aims to improve fine motor skills through the project method. This research used the classroom action research method which was carried out in group B BA Aisyiyah Mendut with a total of 10 students. Action stages are carried out in stages (a) planning (b) action (acting). (c) observation, (d) reflection. Data collection was carried out by observation. Analysis of data analysis techniques in this research was carried out by comparing the scores obtained with the ideal scores in the class. The results of the actions taken show that the achievement targets and completion criteria have been achieved using the project method to improve the fine motor skills of group B BA Aisyiyah Mendut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliriad, H., Soegiyanto, S., Setijono, H., & Sulaiman, S. (2023). Effect of the Project-based Learning Model, Age, and Motor Educability on Fundamental Motor Skills in Early Children. Health Education and Health Promotion, 11(1), 125–131.

Dua Dhiu, K., & Ngurah Laba Laksana, D. (2021). The Aspects of Child Development on Early Childhood Education Curriculum. Journal of Education Technology, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.23887/JET.V5I1.30764

Fitriani, R., & Adawiyah, R. (2018). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 2(01), 25–34. https://doi.org/10.29408/GOLDENAGE.V2I01.742

Ketut Tanu, O. I. (2018). Penggunaan Metode Mengajar Di Paud Dalam Rangka Menumbuhkan Minat Belajar Anak. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2). https://doi.org/10.25078/PW.V3I2.733

Laely, K., & Subiyanto. (2021). Implementasi Scientific Approach dalam Mengembangkan Multiple Intelligences Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2114–2123.

Nasution, W. N. (2017). Perencanaan Pembelajaran: Pengertian, Tujuan Dan Prosedur. ITTIHAD, 1(2). https://ejournal-ittihad.alittihadiyahsumut.or.id/index.php/ittihad/article/view/23

Nugraha, F. E. (2017). Identifikasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Gugus III Kecamatan Piyungan Bantul. Pendidikan Guru PAUD S-1, 6(4), 329–340.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian tindakan/Prof. Dr. Sugiyono. In Bandung: Alfabeta,. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1220293

Syafril, S., Susanti, R., Fiah, R. El, Rahayu, T., Pahrudin, A., Yaumas, N. E., & Ishak, N. M. (n.d.). Four Ways of Fine Motor Skills Development in Early Childhood. https://doi.org/10.31227/OSF.IO/PXFKQ

Trianto. (2013). Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik: Bagi anak Usia Dini (J. Alfin (ed.); cetakan ke). Prenada Media Group.

Uce, L. (2017). The Golden Age: Masa Efektif Merancang Kualitas Anak. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 1(2), 77.

Wiyani, Ardy, N., & Barnawi. (2016). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini Panduan bagi Orang Tua dan Pendidik Anak Usia Dini. https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac?id=270685

Zarotis, G. F. (2020). The Importance of Movement for the Overall Development of the Child at Pre-School Age. Journal of Advances in Sports and Physical Education, 03(02), 36–44. https://doi.org/10.36348/JASPE.2020.V03I02.003

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Pramitasari, D., & Laely, K. (2023). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Metode Proyek Untuk Anak Usia 5 – 6 Tahun. Bosowa Journal of Education, 4(1), 190–194. https://doi.org/10.35965/bje.v4i1.3770