Uji Validitas Konstrak dari Emotion Regulation Questionnaire Versi Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Confirmatory Factor Analysis

Authors

  • Hasniar A. Radde Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • Nurrahmah Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • Nurhikmah Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • A. Nur Aulia Saudi Fakultas Psikologi Universitas Bosowa

Keywords:

Validitas Konstrak, Regulasi Emosi, Emotion Regulation Questionnare, Confirmatory Factor Analysis

Abstract

Regulasi emosi diartikan sebagai kemampuan individu dalam mengelola emosi dan tampak pada tindakan yang dilakukannya. Salah satu instrumen pengukuran regulasi emosi yang populer digunakan yaitu Emotion Regulation Questionnare (ERQ) yang dicetuskan oleh James J. Gross dan Oliver P. John (2003), terdiri atas10 item yang mengukur dua strategi dalam regulasi emosi, yaitu cognitive reappraisal dan expressive suppression. ERQ disusun dalam bahasa inggris, dan diterjemahkan ke bahasa indonesia. Olehnya sebelum digunakan sebagai alat ukur di Indonesia maka perlu untuk memastikan ERQ valid dan reliabel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstrak dengan menggunakan confirmatory factor analysis (CFA). Data diambil dari 840 responden, dan temuan penelitian memberikan hasil bahwa seluruh item Emotion Regulation Questionnare (ERQ) valid (t>1.96; p=0.000) dan reliabilitas yang menggunakan teknik Cronbach Alpha  memberikan nilai 0.951 pada strategi cognitive reappraisal dan nilai 0.790 pada expressive suppression. Dengan validnya seluruh item pada ERQ, maka dapat dikatakan bahwa seluruh item mampu mengukur apa yang hendak diukurnya yakni regulasi emosi. Dengan demikian ERQ versi bahasa indonesia ini dapat digunakan sebagai instrumen pengukuran regulasi emosi.

References

Allen, M.J., Yen, W.M. (1979). Introduction to Measurement Theory. California : Brooks/Cole Publishing Company.

Azwar, Saifuddin. (2018). Dasar-Dasar Psikometrika. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Brandao, T., & Tavares, R. (2016). Measuring Emotion Regulation and Emotional Expression in Women With Breast Cancer: A Systematic Review. Clinical Psychology Review, 43, 114-127.

Garber, J., & Dodge, K. A. (1991). The Development of Emotion Regulation and Dysregulation. New York: Cambridge University Press.

Gillespie, S. M., & Beech, A. R. (2016). Theories of Emotion Regulation. In D. P. Boer, The Wiley Handbook on The Theories, Assessment, & Treatment of Sexual Offending (pp. 245-265). New Jersey: John Wiley & Sons

Gross, J. (2003). Handbook of Emotion Regulation. New York: Guilford Press

Gross, J. (2014). Handbook of Emotion Regulation. Second Edition. New York: Guilford Press

Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual Differences in Two Emotion Regulation Processes: Implications for Affect, Relationships, and WellBeing. Journal of Personality and Social Psychology, 85 (2), 348 - 362.

Hofmann, S. G., Carpenter, J. K., & Curtiss, J. (2016). Interpersonal Emotion Regulation Questionnaire (IERQ): Scale Development and Psychometric Characteristics. Cognitive Therapy and Research, 40 (3), 341 - 356.

The Jamovi Project (2021). jamovi. (Version 1.8) [Computer Software]. Retrieved from https://www.jamovi.org.

Joreskog, KG & Sorbon. (1996). Lisrel 8 User’s Reference Guide. Chicago : Scientific Softwere International Inc

Nyklicek, I., Vingerhoets, A., & Zeelenberg, M. (2011). Emotion Regulation and Well Being. New York: Springer.

Thompson, Bruce. (2004). Exploratory And Confirmatory Factor Analysis. Washington : American Psychological Association.

Umar, J. (2012). Catatan Kuliah Analisis Faktor. Tidak dipublikasikan. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Umar, J. (2013). Materi Pelatihan Analisis Faktor. Tidak dipublikasikan. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Wijanto, Setyo H. (2008). Structural Equation Modeling Dengan Lisrel 8.8. Penerbit Graha Ilmu: Yogyakarta.

Downloads

Published

2021-12-20