Gambaran Penerimaan Diri pada Remaja di Kota Makassar

Authors

  • Gifhany Umar Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • Patmawaty Taibe Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • Sitti Syawaliyah Gismin Fakultas Psikologi Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.56326/jpk.v3i2.2524

Keywords:

Penerimaan Diri, Remaja, Kota Makassar

Abstract

Penerimaan diri merupakan kemampuan individu menerima keadaan diri sepenuhnya baik secara fisik maupun psikis serta terus mengembangkan diri di berbagai aspek kehidupan yang positif. Apabila individu tidak memiliki penerimaan diri yang baik maka akan berpengaruh pada perkembangan diri seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri pada remaja di kota Makassar. Sampel pada penelitian ini adalah remaja usia 15-18 tahun yang berjumlah 356 responden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan satu skala penelitian, yaitu skala penerimaan diri. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran penerimaan diri pada remaja di kota Makassar termasuk dalam kategori sedang, terdapat sebanyak 151 orang atau sebesar 42,4% memiliki tingkat penerimaan diri yang Sedang.

References

Adicondro, N., & Purnamasari, A. (2011). Efikasi Diri, Dukungan Sosial Keluarga Dan Self Regulated Learning Pada Siswa Kelas VIII. Humanitas, 17-27.

Aldrin, N. (2012). Design Your Life. Jakarta: Puspa Swara.

Apsari, F. (2012). Hubungan Antara Kecenderungan Narsisme dengan Minat Membeli Kosmetik Merek Asing pada Pria Metroseksual. Talenta Psikologi, 01 (2).

Ceyhan, A. A., & Ceyhan, E. (2010). Investigation of university students’ self-acceptance and learned resourcefulness: a longitudinal study. Higher Education, 61(6), 649–661.

Dalimunthe, H. A., & Sihombing, D. M. B. (2020). Hubungan Penerimaan Diri dengan Kecenderungan Narsistik pada Mahasiswa Pengguna Instagram di Universitas Medan Area. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 2(3), 697-703.

Germer, C. K. (2009). The Mindful Path To Self-Compassion. United State of America: The Guilford Press.

Hall, C.S & Lindzey G. (2010). Psikologi Kepribadian 2: Teori-teori Holistik (Organismik-Fenomenologis). Yogyakarta: Kanisius.

Humairah, N. (2020). Kepercayaan Diri Dan Penyesuaian Diri Sebagai Prediktor Penerimaan Diri Pada Penyandang Disabilitas Fisik Di Kota Makassar. Universitas Bosowa, Makassar, Indonesia.

Hurlock, E, B. (1974). Personality Development. New Delhi: Hill.

Hurlock, E. B. (2003). Psikologi Perkembangan. Jakarta. Erlangga.

Moningka, C., & Eminiar P, R. (2020). Pengaruh Perbandingan Diri Di Media Sosial Pada Harga Diri. Kemajuan dalam Penelitian Ilmu Sosial, Pendidikan, dan Humaniora.

Nisa, H., & Sari, M. Y. (2020). Peran Keberfungsian Keluarga Terhadap Penerimaan Diri Remaja. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 4(1).

Neff, K., & Germer, C. (2018). The Mindful Selfcompassion Workbook: A Proven Way To Accept Yourself, Build Inner Strength, And Thrive. The Guilford Press.

Negovan, V., Bagana, E., & Dinca, S. (2011). Gender, age and academic standards of school differences in adolescents’ self acceptance. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 12, 40–48.

Papilia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human Development. New York: McGraw-Hill.

Piran, A. Y. A., Yuliwar, R., & Ka’arayeno, A. J. (2017). Hubungan antara penerimaan diri dengan kepercayaan diri dalam interaksi sosial pada remaja penyandang cacat fisik di Panti Asuhan Bhakti Luhur Kecamatan Sukun Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(1).

Refnadi, R., Marjohan, M., & Syukur, Y. (2021). Self-acceptance of high school students in Indonesia. Jrti (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 6(1), 15-23.

Santrock. J, W. (2003). Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J. W. (2007). Remaja Jilid 1 (Edisi 11). Jakarta: Erlangga.

Santrock, J. W. (2011). Perkembangan Anak Edisi 7 Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Walecka-Matyja, K. (2014). Adolescent personalities and their self-acceptance within complete families, incomplete families and reconstructed families. Polish Journal of Applied Psychology, 12(1).

Downloads

Published

2023-12-29