Gambaran Keterikatan Kerja pada Karyawan Perusahaan Bank Syariah

Authors

  • Muhammad Hasbi Munir Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • Tarmizi Thalib Fakultas Psikologi Universitas Bosowa
  • Muhammad Fitrah Ramadhan Umar Fakultas Psikologi Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.56326/jpk.v3i2.3365

Keywords:

Keterikatan Kerja, Perusahaan, Karyawan

Abstract

Perusahaan adalah tempat berkumpulnya semua faktor produksi dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Karyawan merupakan tulang punggung bagi perusahaan untuk melakukan sejumlah kegiatan yang memiliki tujuan untuk dicapai. Tingkat pada keterikatan kerja pada karyawan bersifat sedang sebesar 56,9 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keterikatan kerja karyawan salah satu Bank Syariah. Terdapat populasi dan sampel yang digunakan dengan teknik sampling jenuh melibatkan 51 orang. Penelitian ini menggunakan UWES (Utrecht Keterikatan kerja Scale). Berdasarkan reliabilitas sebesar 0,953 pada skala keterikatan kerja. Sedangkan hasil analisis deskriptif menjelaskan secara umum berkategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keterikatan kerja karyawan salah satu bank syariah terkategori sedang. Ditemukan pula dimensi dalam keterikatan kerja pada subjek didominasi oleh tinggi dedication dibandingkan dimensi vigor dan absorption.

References

Anggusti, M., Toni, N., & Chanaka, J. (2021). Mengenal Lebih Dekat Sistem Manajemen dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Teori dan Praktik). Medan: CV Merdeka Kreasi Group.

Astari, S. (2021). Gambaran Work Engagement pada Karyawan PT. X di Kota Makassar Berdasarkan Demografi. Skripsi Fakultas Psikologi. Universitas Bosowa Makassar.

Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bakker, A. B. (2017). Strategic and proactive approaches to work engagement. Organizational Dynamics. 46, 67-75.

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2018). Multiple levels in job demands-resources theory: implications for employee well-being and performance. In E. Diener, S. Oishi, & L. Tay (Eds.), Handbook of well being. Noba Scholar.

Darmawan, D. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lee, M. C. C., Idris, M. A., & Tuckey, M. (2018). Supervisory coaching and performance feedback as mediators of the relationships between leadership styles, work engagement, and turnover intention. Human Resource Development International. 22 (3), 257–282.

Mufarrikhah, J. L., Yuniardi, M. S., & Syakarofath, N. A. (2020). Peran Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement Karyawan. Gadjahmada Journal of Psychology. 6 (2). 151-164.

Peters, J. (2019). Employee Engagement: Creating High Positive Energy at Work. Randburg: KR Publishing.

Priyono. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan Ketiga. Sidoarjo: Zifatama Publishing.

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2003). Utrecht Work Engagement Scale: Preliminary Manual Department of Psychology, Utrecht University, The Netherlands.

Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Salanova, M. (2006). The measurement of work engagement with a short questionnaire: A cross-national study. Educational and Psychological Measurement, 66 (4), 701–716.

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2010). Defining and measuring work engagement: Bringing clarity to the concept. In A. B. Bakker & M. P. Leiter (Eds.), Work engagement: A handbook of essential theory and research (pp.10-24). New York: Psychology Press.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Telmanier, L. M. (2018). Pengaruh Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Ditinjau Berdasarkan Pekerja Laki-laki dan Pekerja Perempuan (Studi kasus pada PT. Pelindo Marine Service Surabaya. Jurnal Ilmu Manajemen. 6(1): 1-8.

Titien. (2016). Penyusunan dan Pengembangan Alat Ukur Employee engagement. Psikohumaniora. Jurnal Penelitian Psikologi. 1 (1), 113-130.

Downloads

Published

2023-12-29