Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Katokkon Capsicum chinense Jacq. Dengan Berbagai Perlakuan Pupuk Organik Cair

Authors

  • Nurul Rafidah Pogram Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa
  • Muhammad Arif Nasution Pogram Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa
  • Andi Muhibuddin Pogram Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.56326/pallangga.v2i1.3018

Keywords:

Pupuk Organik Cair, Tanaman Cabai Katokkon

Abstract

The local chili variety typical of Toraja is known as Pepper Katokkon. The shape is like chili peppers, but in the form of a mini, fat, round and short. This local variety of chili has a fragrant and spicy aroma, so it is much loved by the community. Organic liquid fertilizer, namely, fertilizer that is classified as environmentally friendly, because it is made from organic materials. This study aims to analyze the best dosage of liquid organic fertilizer on plant growth and production. The study was conducted in the form of an experiment arranged according to a Randomized Block Design (RBD) consisting of 5 treatments and 3 replications. The treatment tried was liquid organic fertilizer (POC) consisting of control (without treatment), 2 ml/liter, 4 ml/liter, 6 ml/liter and 8 ml/liter. Each treatment was repeated 3 times to obtain 15 experimental units. Each experimental unit used 5 sample plants so that the total experiment was 75 plants.

Cabai varietas lokal khas Toraja dikenal dengan nama Lada Katokkon. Bentuknya seperti buah cabai paprika, namun dalam bentuk mini, gemuk, bulat, dan pendek. Cabai varietas lokal ini memiliki aroma yang harum mewangi dan pedas, sehingga banyak digemari oleh masyarakat. Pupuk organik cair yaitu, pupuk yang tergolong ramah lingkungan, karena terbuat dari bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi dosis pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian dilaksanakan melalui serangkaian percobaan yang diatur menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Rancangan ini terdiri dari 5 variasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Variasi perlakuan yang diuji coba adalah berbagai dosis pupuk organik cair (POC), yakni kelompok kontrol (tanpa perlakuan), 2 ml/liter, 4 ml/liter, 6 ml/liter, dan 8 ml/liter. Setiap variasi perlakuan direplikasi sebanyak 3 kali, sehingga totalnya terdapat 15 unit percobaan. Masing-masing unit percobaan melibatkan 5 tanaman sampel, menghasilkan total 75 tanaman yang diobservasi dalam percobaan ini.

References

Badan Pusat Statistik (BPS). (2014b). Ekonomi dan Pergadangan: Inflasi. Diakses dari: www.bps.go.id

Budi, S., Leko, N., & Tantu, A. G. (2017, March). Peningkatan Kualitas Kesehatan Ikan Cupang, Betta spelendens Dengan Ekstrak Cabai Merah, Capsicum annmun Pada Dosis Yang Berbeda. In Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur (Vol. 1, No. 1, pp. 907-911).

Prasetya ME. (2014). Pengaruh Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah Keriting Varietas Arimbi (Capsicum annuum L.). Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 13(2), 191-19

Suprianto E. A., Jazila S., dan Angga W. (2008). Pengaruh System Tanam Legowo dan Konsentrasi Pupuk Lengkap Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi. Program Studi Agrotekknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pekalongan.

Supartha, I. N. Y., Wijana, G., dan Adnyana, G. M. (2012). Aplikasi Jenis Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sistem Pertanian Organik. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 1(2), 98-106.

Downloads

Published

2024-01-30