KINERJA KOMITE PEMANTAU LEGISLATIF (KOPEL) DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN FUNGSI DPRD KABUPATEN SINJAI

Authors

  • Supratman TAhir Prodi Magister Administrasi Publik, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Keywords:

Kinerja, komite pemantau, legislative

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sinjai dengan objek penelitian yaitu Komite Pemantau Legislatif Sinjai dengan  tujuan untuk mengetahuikinerja Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi DPRD Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif yakni hasil penelitian yang diperoleh berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati melalui proses wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan secara jelas kinerja Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi DPRD Kabupaten Sinjai. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teori Miles dan Huberman yang terdiri dari koleksi data, reduksi data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah dari segi Kemampuan (Skill) dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Sinjai cukup baik hal tersebut terlihat dari kemapuan anggota Kopel Sinjai dalam melakukan tugas pemantauan cukup memahami tugas dan tanggunggjawabnya karena telah dibekali dengan pengalaman selama mengikuti proses magang selama 2 bulan selain itu anggota Kopel Sinjai juga telah melaksanakan tugas sesuai dengan yang diperintahkan oleh pimpinan. Mengenai loyalitas anggota maupun pengurus Komite Pemantau Legislatif Kabupaten Sinjai juga cukup baik hal tersebut terlihat dari sikap penerimaan anggota terhadap
pekerjaannya serta kesanggupan dan kepatuhan dalam melaksanakan setiap pekerjaan dengan baik sedangkan dari segitanggungjawab yang dimiliki setiap anggota telah mengetahui tugas dan tanggungjawabnya yang diberikan sebagaimana telah diatur dalam struktur organisasi yang dijabarjkan dalam uraian tugas dan tanggungjawab masing-masing. Setiap anggota maupun pengurus memiliki tanggungjawab terhadap pekerjaan yang dibebankan serta mampu menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang ditetapkan. Imbalan/Gajidalam menjalankan tugas pemantauan, Komite Pemantau Legislatif Sinjai tidak mengenal istilah pemberian gaji melainkan pemberian kompensasi atau honor program yang diambil dari hasil investasi atau dana saving. Untuk menunjang keberlangsungan organisasi setiap anggota dibekali dengan modal pengabdian serta doktrin organisasi sehingga setiap anggota tetap memiliki semangat kerja dengan perinsip gerakan yang mereka miliki.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2019-11-28

How to Cite

TAhir, S. (2019). KINERJA KOMITE PEMANTAU LEGISLATIF (KOPEL) DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN FUNGSI DPRD KABUPATEN SINJAI. Jurnal Paradigma Administrasi Negara, 1(2), 31–34. Retrieved from https://journal.unibos.ac.id/paradigma/article/view/310