ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI COKELAT BATANGAN (MACOA) (Studi Kasus CV. Putra Mataram, KecamatanWonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar)

Authors

  • Ratna Jayanti Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Irmayani Irmayani Universitas Muhammadiah Pare-Pare
  • Arman Arman Universitas Muhammadiah Pare-Pare

DOI:

https://doi.org/10.35965/eco.v21i1.698

Keywords:

Cokelat Batangan, Nilai Tambah, Hayami

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar nilai tambah pada agroindustri cokelat batangan (macoa) di CV. Putra Mataram Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu wawancara, pengamatan dan dokumentasi, sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian agroindustri cokelat batangan (Macoa) di CV. Putra Mataram Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan biji kakao menjadi cokelat batangan mempunyai nilai tambah yang cukup banyak. Besarnya nilai tambah pada agroindusti cokelat batangan (Macoa) di CV. Putra Mataram yaitu Rp 406.640,- /kg bahan baku, sedangkan keuntungan yang diterima yaitu Rp 390.812,-.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrida Amalia, (2012), Analisis Nilai Tambah Pengolahan Salak(Studi Kasus : Industri Kecil Pengolah Buah Salak Agrina, Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Medan.

Asheri, V. P. 2014. Analisis Nilai Tambah Cokelat Batangan (Chocolate Bar) di Pipiltin Cocoa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.[Skripsi]. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Arismasnyah, Said, 2015, Analisis Nilai Tambah pada Agroindustri Pengolahan Kopi’’ Nangkal Kupi’’ Di Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah. Skripsi.Program Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar.

BPS [Badan Pusat Statistik]. 2016. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2016: Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

BPS [Badan Pusat Statistik]. 2017. Sulawesi Barat Dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Sulawesi Barat. Sulawesi Barat.

BPS [Badan Pusat Statistik]. 2018. Sulawesi Barat Dalam Angka 2018. Badan Pusat Statistik Sulawesi Barat. Sulawesi Barat.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2016. Rencana Strategis (RENSTRA) Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun 2016–2020. Direktorat Jenderal Perkebunan. Jakarta.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2016. Statistik Perkebunan Kakao Indonesia (Kakao 2015-2020). Kementrian Pertanian.

Hayami Y. Thosinori, M., dan Masdjidin S. 1987. Agricultural Markerting and Processing in Upland Java: A prospectif From A Sunda Village. Bogor.

Hasanah Usmawatun, dkk. 2015. Analisis Nilai Tambah Agroindustri Sate Pisang di Kabupaten Kebumen. Jurnal Vol. 18 No. 3. Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Isdriani, Shinta. 2012. Analisis Nilai Tambah Jahe Merah Instant Pada IRT Enam Putri Jakarta Barat. [Skripsi]. Program Studi Agribisnis. Fakultas Sains Dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ismini. 2010. “Analisis Nilai Tambah Dan Strategi Pemasaran Keripik Singkong Perusahaan Mickey Mouse”.Agrika. Vol. 4 No. 2.

Kusumawardani, Fenny. 2009. Optimalisasi Output dan Nilai Tambah Agroindustri Belimbing Manis sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Studi Kasus di Perusahaan Cemara Sari Kelurahan Karangsari Kecamatan Sukorejo Kotamadya Blitar. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Maimun. 2009. Analisis Pendapatan Usahatani dan Nilai Tambah Saluran Pemasaran Kopi Arabika Organik dan Non Organik. [Skripsi]. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Downloads

Published

2021-04-30