PERAN PUSAT PELAYANAN KOTA TERNATE TERHADAP DAERAH HINTERLAND

(Kota Tidore Kepulauan, Kota Sofifi dan Kabupaten Halmahera Barat)

Authors

  • Ibrahim Husni Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bosowa Makassar
  • Batara Surya Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bosowa Makassar
  • Sahriar Tato Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bosowa Makassar

Keywords:

Pusat Pelayanan; Morfologi Kota; Pergerakan Penduduk; Daerah Hinterland

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis peran Kota Ternate bekerja sebagai determinan terhadap perubahan morfologi kawasan perkotaan serta menganalisis dan mengkaji pengaruh secara signifikan peran Kota Ternate sebagai pusat pelayanan terhadap daerah hinterlandnya. Tulisan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengunakan metode analisis deskriptif dan pengujian statistik menguunakan analisis SEM. Data diperoleh melalui observasi, survei, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan peran Kota Ternate sebagai pusat pelayanan dicirikan dengan keberadaan fungsi pelayanan yang terbangun meliputi fungsi komersil, pusat pelayanan jasa, pusat perbelanjaan, kegiatan ekonomi pasar modern, pemilihan lokasi kegiatan ekonomi yang terpusat pada daerah pesisir dan pusat kota, serta kemudahan kebijakan ijin lokasi pembangunan kegiatan ekonomi berdampak pada pergerakan dari daerah hinterland dengan akumulasi perkembangan pusat pelayanan di Kota Ternate dicirikan dengan penggunaan lahan mix use berkonstribusi terhadap perubahan morfologi kawasan perkotaan Kota Ternate dan pergerakan penduduk dari daerah hinterland. Artinya pembangunan pusat pelayanan di Kota Ternate tidak hanya mempengaruhi sistem pergerakan dari Kota Ternat e itu sendiri melainkan juga memberikan pengaruh pergerakan dari daerah interlandnya meliputi Kota Tidore Kepulauan, Kota Sofifi, dan Kabupaten Halmahera Barat.

Downloads

Download data is not yet available.

Additional Files

Published

2019-01-08