Pengembangan Pulau Nusa Ra Sebagai Objek Wisata Bahari Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Halmahera Selatan

Authors

  • Ummu Hani Rusmin Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bosowa
  • Natsir Tompo Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bosowa
  • Uddin B. Sore Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.56326/jp.v2i1.2190

Keywords:

Pengembangan, Objek Wisata, Halmahera Selatan

Abstract

Kebudayaan dan keindahan alam merupakan aset berharga yang selama ini mampu menyedot wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk datang dan berkunjung untuk menikmati keindahan alam maupun untuk mempelajari keanekaragaman kebudayaan Bangsa Indonesia. Pariwisata sekarang ini telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat di berbagai lapisan bukan hanya untuk kalangan tertentu saja, sehingga dalam penangananya harus dilakukan dengan serius dan melibatkan pihak-pihak yang terkait, selain itu untuk mencapai semua tujuan pengembangan pariwisata, harus diadakan promosi agar potensi dan daya tarik wisata dapat lebih dikenal dan mampu menggerakkan calon wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati tempat wisata. Obyek Wisata Pulau Nusa Ra di Kabupaten Halmahera Selatan merupakan obyek wisata yang paling banyak dikunjungi masyarakat Hal-Sel selama ini, dimana lokasi yang strategis tidak terlalu jauh dari pusat keramaian, sehingga hari libur baanyak dimanfaatkan oleh masyarakat Hal-Sel maupun pengunjung yang berada diluar Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan objek wisata dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Informan dalam penelitian ini adalah pegawai, warga serta wisatawan objek wisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Hasil dari penelitian ini adalah di ketahui bahwa pemrintah Kabupaten Halmahera Selatan Sudah melakukan pengembangan objek wisata Pulau Nusa Ra Dengan baik

Culture and natural beauty are valuable assets that have been able to attract domestic and foreign tourists to come and visit to enjoy the beauty of nature and to learn about the cultural diversity of the Indonesian nation. Tourism has now become a necessity for people at various levels, not only for certain circles, so that in handling it must be done seriously and involve the parties concerned, in addition to achieving all tourism development goals, promotions must be held so that the potential and attractiveness of tourism must be carried out. tourism can be better known and able to move potential tourists to visit and enjoy tourist attractions. Nusa Ra Island Tourism Object in South Halmahera Regency is a tourist attraction that is most visited by the South Halmahera community so far, where the strategic location is not too far from the center of the crowd, so holidays are widely used by the South Halmahera community and visitors who are outside the area. This study aims to determine the development of tourism objects in increasing local revenue. Informants in this research are employees, residents and tourist attractions. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach. The result of this research is that it is known that the government of South Halmahera Regency has carried out the development of Nusa Ra Island tourism objects well.

References

Barata Kusumah dan Solohin, 2004. Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta PT. Gramedia Pustaka Utama

Bungin, Burhan, 2007. Penelitian kualitatif. Jakarta: Kencana.

Hadinoto, Kusadianto, 1996. Perencanaan Pengembangan Destinasi Pariwisata. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Pers).

Kaho, Josef Riwo, 2007. Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia, Identifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyelenggaraan Otonomi Daerah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Kuncoro, M, 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah. Jakrata: Erlangga. Marpaung, Happy, 2002. Pengetahuan Kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.

Marpaung, Happy dan Bahar Herman, 2002. Pengetahuan Pariwisa. Bandung: Alfabeta.

Munir, Darsil, dkk, 2004. Kebijakan dan Manajemen Keuangan Daerah Yogyakarta: YPAPI.

Nasution, Faisal, 2003. Dimensi Hukum dalam Pemerintah Daeah (Kajian Kritis Atas UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No.25 Tahun 1999). Jakarta: Pers Pustaka Bangsa.

Pendit, S Nyoman, 2007. Ilmu pariwisata, Sebuah Pengantar Perdana Cetakan Ke Tujuh Edisi Terbaru Dengan Perbaikan-Perbaikan. Jakarta Pradnya Paramita.

Siagian, Sondang. 2008. Meajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta. Bumi Karsa

Saragih, Yuli, Panglima, 2003. Desentralisasi Fiskal dan Keuangan Daerah Dalam Otonomi. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Yoeti, Oka. A. 2002. Perencanaan Strategi Pemasaran Daerah Tujuan Wisata Jakarta: Pradnya Paramita

Pratama, Aswir. 2021. Strategi pengembangan pariwisata dalam peningkatan

pendapatan asli daerah (PAD) Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Di akses dari https://scholar.google.com pada tanggal 4 April 2022

Safitri Defiana Indah. 2020 Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata Dalam

Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang Di akses Dari https://scholar.google.com pada tanggal 4 April 2022

Downloads

Published

2023-01-30