Review Artikel: Pemanfatan Limbah Organik Pasar Sebagai Prekursor Budidaya Lawi-Lawi Caulerpa lentillifera

Authors

  • Renal Renal Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa
  • Adyatma Ridwan Fakultas Teknik, Universitas Bosowa
  • Irpan Ramadhan Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa
  • Erni Indrawati Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.35965/eco.v21i2.1071

Keywords:

Lawi Lawi, Caulerpa, Tambak, Limbah Organik

Abstract

Kebutuhan rumput laut dalam pasar domestik dan pasar internasional terus meningkat sesuai dengan data KKP pada tahun 2020, total produksi rumput laut pada tahun 2018 sebesar 213.422 ton, pada tahun 2019 sebesar 9.900.000 ton. Salah satu rumput laut yang memiliki prospek pemasaran yang cukup luas adalah lawi-lawi. Lawi-lawi Caulerpa lentillifera) merupakan spesies rumput laut hijau yang biasa dikenal dengan sebutan anggur laut dan tersebar di beberapa lautan tropis dan subtropis. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) melakukan kajian literatur budidaya C. lentillifera di tambak dan (2) melakukan kajian peningkatan produktivitas tambak dengan memanfaatkan limbah organik sebagai sumber hara tambak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan literatur review, yaitu sebuah pencarian literatur baik nasional maupun internasional yang dilakukan dengan mereview jurnal, skripsi online dan buku. Berdasarkan hasil review dari 16 kajian yang didapat dari berbagai sumber, diantaranya 16 Jurnal (11 Jurnal Nasional dan 5 Jurnal Internasonal), 2 Skripsi Online dan 2 Buku didapatkan bahwa ada beberapa hal yang mempengaruhi pertumbuhan C. lentillifera yaitu, penggunaan zat pengatur tumbuh, bobot awal yang berbeda, salinitas dan jenis substrat dasar, ketersediaan unsur-unsur hara di tanah dan air, serta kedalaman yang berbeda

The need for seaweed in the domestic market and the international market continues to increase according to KKP data in 2020, the total seaweed production in 2018 is 213,422 tons, in 2019 it is 9,900,000 tons. One of the seaweeds that has broad marketing prospects is lawi-lawi. Lawi-lawi Caulerpa lentillifera) is a species of green seaweed commonly known as sea grape and is distributed in several tropical and subtropical oceans. The objectives of this activity were (1) to study the literature on C. lentillifera cultivation in ponds and (2) to study the increase in pond productivity by utilizing organic waste as a source of pond nutrients. The method used in the implementation of this activity is to conduct a literature review, which is a literature search, both national and international, which is carried out by reviewing journals, online theses and books. Based on the results of reviews from 16 studies obtained from various sources, including 13 journals (8 National Journals and 5 International Journals), 1 Online Thesis and 1 Book, it was found that there were several things that influenced the growth of C. lentillifera, namely, the use of growth regulators, weight different bases, salinity and type of base substrate, availability of nutrients in soil and water, and different depths.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anh, N.T.N., Thong, L.V., Lam, N.P., Lien, T.T.K. and Hoa, N.V. 2020. Effects of water levels and water exchange rates on growth and production of sea grape Caulerpa lentillifera J. Agardh 1837. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies. 8 (3):211-216.

Banowati. 2011. Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Untuk Konservasi Lingkungan. Skripsi. Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang.

Budi, S., & Mardiana, M. (2021). Peningkatan Pertumbuhan Dan Kecerahan Warna Ikan Mas Koi Cyprinus Carpio Dengan Pemanfaatan Tepung Wortel Dalam Pakan. Journal of Aquaculture and Environment, 3(2), 46-50.

Danesa, M.S.R. 2016. Cultivation of C.lentillifera Using Tray and Sowing Methods in Brackishwater Pond. Environmental Sciences. 4 (1):23- 29.

Darmawati, Rahmi, Jayadi, E.A. 2016. Optimasi Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Caulerpa sp di Perairan Laguruda Kabaupaten Takalar. Jurnal Ilmu Perikanan Octopus. 5 (1):435-442.

Darmawati. 2015. Optimasi Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Caulerpa sp di Perairan Laguruda Kab. Takalar. Jurnal Ilmu Perikanan Octopus. 4 (1):337- 334.

Ginting, E.S, Rejeki, S. dan Susilowati, T. 2015. Pengaruh Perendaman Pupuk Organik Cair Dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Caulerpa lentillifera. Journal of Aquaculture Management and Technology. 4 (4):82- 87.

Hadijah, H., Mardiana, M., Indrawati, E., Budi, S., & Zainuddin, Z. (2021). The use of artificial feed in Haliotis squamata farming in submerged cage culture system at Lae-Lae island, Makassar. Revista Ambiente & Água, 16.

Hui, G., Jianting, Y., Zhongmin, S. and Delin, D. 2015. Effects of Salinity and Nutrients on The Growth and Chlorophyll Fluorescence of Caulerpa lentillifera. Chinese Journal of Oceanology and Limnology. 33 (2):410-418.

Iskandar, S.N., Rejeki, S. dan Susilowati, T. 2015. Pengaruh Bobot Awal yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Caulerpa lentillifera yang Dibudidayakan Dengan Metode Longline di Tambak Bandengan, Jepara. Journal of Aquaculture Management and Technology. 4 (2) : 21-27.

Ismianti, J., Diniarti, N. dan Ghazali, M. 2018. Pengaruh Kedalaman Terhadap Pertumbuhan Anggur Laut (Caulerpa racemosa) Dengan Metode Longline di Desa Tanjung Bele Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Skripsi. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Mataram, Mataram.

Istiana, A. 2016. Pengaruh Variasi N, P dan K Terhadap Laju Pertumbuhan Anggur Laut (Caulerpa racemosa) pada Media Terkontrol. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaaga. Yogyakarta.

Long H., Gu, X., Zhu, Z., Wang, C., Xia, X., Zhou, N., Liu, X. and Zhao, M. 2020. Effects of Bottom Sediment on the Accumulation of Nutrients In the Edible Green Seaweed Caulerpa lentillifera (Sea Grapes). Journal of Applied. Phycology. 3 (2):705-716.

Novianti, D, Rejeki, S. dan Susilowati, T. 2015. Pengaruh Bobot Awal yang Berbeda Terhadap Pertum- buhan Rumput Laut Latoh (C. lentillifera) yang Dibudidaya di Dasar Tambak, Jepara. Journal of Aquaculture Management and Technology. 4 (4): 67 – 73.

Mambai, R. Y., Salam, S., & Indrawati, E. (2020). Analisis Pengembangan Budidaya Rumput Laut (Euchema cottoni) di Perairan Kosiwo Kabupaten Yapen. Urban and Regional Studies Journal, 2(2), 66-70.

Nurfebriani D., Sri, R dan Lestari, L.W. 2015. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dengan Lama Perendaman yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Caulerpa lentillifera). Journal of Aquaculture Management and Technology. 4 (4):88-94.

Numberi, Y., Budi, S., & Salam, S. (2020). Analisis Oseanografi Dalam Mendukung Budidaya Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) Di Teluk Sarawandori Distrik Kosiwo Yapen-Papua. Urban and Regional Studies Journal, 2(2), 71-75.

Nurjannah, N., Afdatullah, L., Abdullah, D.N., Jaya, F. dan Ifa., L. 2019. Pembuatan Pupuk Organik Padat dengan Cara Aerob. Journal of Chemical Proces Engineering. 4(2):90-96.

Pradhika, V.D., Suryono dan Sedjati, S. 2019. Pengaruh Penambahan Pupuk Padat dan Cair terhadap Pertumbuhan, Jumlah Klorofil dan Kadar Protein Caulerpa racemosa. Journal of Marine Research. 8 (3):269 – 276.

Putri, D.K. 2017. Pengaruh Komposisi Substrat Terhadap Pertumbuhan, Kandungan Karotenoid, Serat, dan Abu Anggur Laut (Caulerpa lentillifera J.Agardh, 1873) pada Wadah Terkontrol. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Hasanuddin. Makassar.

Saputra dan Manik, N.R.. 2017. Pemanfaatan Limbah Padat Tambak Udang Dalam Budidaya Caulerpa lentillifera. Journal of Aquaculture Management and Technology. 3 (1): 12-22.

Sitorus, E.R., Santosa, G.W. dan Pramesti, R. 2020. Pengaruh Rendahnya Intensitas Cahaya Terhadap Caulerpa racemosa (Forsskal) 1873 (Ulvophyceae :Caulerpaceae). Journal of Marine Research. 9 (1):13-17.

Sufianto. 2014. Analisis Mikroba pada Cairan sebagai Pupuk Cair Limbah Organik dan Aplikasinya Terhadap Tanaman Pakcoy (Brassica Chinensis L.). Jurnal Gamma. 9 (2):77-94.

Suparman. 2018. Cara Mudah Budidaya Rumput Laut Menyehatkan dan Menguntungkan. Pusaka baru press, Yogyakarta.

Syamsuddin, R. 2018. Rumput Laut Kumpulan Hasil Penelitian. Pijar Pres, Makassar.

Tanduyan, S.N., Gonzaga, R.B. and Bensig, V.D. 2013. Off Bottom Culture of C. lentillifera in Three Different Water Levels in the Marine Waters of San Francisco, Cebu, Philippines. Journal of Coral Reef Studies. 2 (4):123-132.

Yudasmara, G.A. 2014. Budidaya Anggur Laut (Caulerpa racemosa) Melalui Media Tanam Rigid Quadrant Nets Berbahan Bambu. Jurnal Sains dan Teknologi. 3 (2):468-473.

Yuliyana, A., Rejeki, S. dan Widowati, L. 2015. Pengaruh Salinitas Berbeda Terhadap Pertumbuhan C. lentillifera di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP)Jepara.Journal of Aquaculture Management and Technology.4(4):61-66.

Yusneri, A., & Budi, S. (2021, May). Blue swimming crab (Portunus pelagicus) megalopa stage seed feed enrichment with beta carotene. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 763, No. 1, p. 012026). IOP Publishing.

Downloads

Published

2021-08-24