Arahan Pengendalian Terhadap Banjir di Perumahan BTN Mutiara Indah Permai di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa

Authors

  • Eka Yuniarto Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa
  • Rudi Latief Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa
  • Ridwan Ridwan Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3863

Keywords:

Banjir, Debit Limpasan, Debit Rencana, Drainase

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang banyak terjadi belakangan ini, terutama disaat musim penghujan. Selain kerugian material, bencana banjir dapat menimbulkan korban jiwa. Faktor utama penyebab terjadinya bencana adalah manusia yang dapat melakukan pengalihan fungsi lahan dari daerah yang seharusnya dapat meresap air menjadi lahan perumahan dan permukiman, perkebunan bahkan lahan perindustrian. Faktor lain yang dapat menimbulkan banjir adalah faktor alam, seperti kelerengan disuatu daerah dan juga kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. Kondisi eksisiting pemanfaatan lahan di Kecamatan Somba Opu terdiri dari berbagai macam aktivitas seperti pemukiman penduduk, perdagangan dan jasa. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi penyebab terjadinya banjir di Perumahan BTN Mutiara Indah Permai Kabupaten Gowa serta menentukan arahan pengendalian banjir yang tepat dan dapat dilaksanakan. Metode penelitian dilakukan dengan observasi langsung di lokasi, melakukan wawancara terhadap masyarakat yang terdampak. Analisa data menggunakan analisis hidrologi dengan berdasar pada identifikasi penyebab banjir untuk menghitung debit limpasan, debit rencana dan daya tampung sistem drainase. Hasil dari penelitian ini diperolaeh bahwa sistem jaringan drainase di BTN Mutiara Indah Permai tidak dapat menampung debit air ketika musim penghujan akibat adanya limpasan air berupa banjir kiriman, upaya mitigasi banjir dilakukan dengan memperbesar kapasitas debit saluran drainase serta memperkecil debit limpasan.

Flooding is one of the most common natural disasters in recent time especially during in rainy season. Besides material losses, flood disasters can cause loss of life. The main factor causing disaster is human who can divert land function from area that be able to absorb water into housing and settlement, plantation and even industrial land. Other factors that can cause flooding are natural factor, such as the slope in an area and also the ability of the soil to absorb rainwater. The existing condition of land use in Somba Opu sub-district consists of various activities such as residential, trade and service. The purpose of this study was to identify the causes of flooding in the BTN Mutiara Indah Permai Gowa and determine appropriate flood control direction that can be implemented. The research method was carried out by direct observation at the location through interview with affected community. Data analysis using hydrological analysis based on the identification of flood causes to calculate runoof discharge, plan discharge and drainage system capacity. The result of this study found that the drainage network system in BTN Mutiara could not accommodate  water discharge during the rainy season due to water runoff in the form of flood shipments, flood mitigation efforts are carried out by increasing the discharge capacity of drainage channels and minimizing runoff discharge

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andana, B., Arisanty, D., & Adyatma, S. (2016). Evaluasi daya tampung sistem drainase di kecamatan banjarmasin selatan. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 3(4).

Arifin, M., Rasyid, A. R., Yudono, A., Wunas, S., Trisutomo, S., Jinca, M. Y., Ali, M., Akil, A., Osman, W. W., & Sutopo, Y. K. D. (2021). Konsep Penanganan Bencana Banjir pada Perumahan Perumnas Manggala Kota Makassar. JURNAL TEPAT: Applied Technology Journal for Community Engagement and Services, 4(2), 151–165.

Budiharjo, E. (2004). Arsitektur dan Kota Di Indonesia. Alumni. Bandung.

Isratilla. (2021). Skripsi arahan penanganan bencana banjir pada perumahan di kawasan sub urban kota makassar.

Kodoatie, 2013. Buku Rekayasa dan Manajemen Banjir Kota.

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2013) Tata Ruang Air. Yogyakarta: Andi.

Lestari, U. S. (2016). Kajian metode empiris untuk menghitung debit banjir Sungai Negara di ruas Kecamatan Sungai Pandan (Alabio). Poros Teknik, 8(2), 86-96.

Maghfiroh, N (2018). Rekomendasi Pengendalian Bencana Banjir Berdasarkan Zona Risiko Di Kabupaten Sidoarjo. Tugas Akhir, Fakultas Arsitektur, Desain dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Marni, D., Siregar, S. H., & Suprayogi, I. (2020). Strategi Penanganan Kawasan Pemukiman Kumuh Di Kelurahan Tanah Datar Kecamatan Pekanbaru Kota Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(1), 8.

Masri, M. (2010). Identifikasi Karakteristik Sosial, Ekonomi, Dan Budaya Masyarakat Nelayan Sungai Limau Di Kabupaten Padang Pariaman Dalam Penyediaan Perumahan Permukiman. Tesis, Universitas Diponegoro.

Nugroho, D. A., & Handayani, W. (2021). Kajian Faktor Penyebab Banjir dalam Perspektif Wilayah Sungai: Pembelajaran Dari Sub Sistem Drainase Sungai Beringin. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 17(2), 119–136.

Peraturan Menteri Perumahan Rakyat RI No. 10 Tahun 2014 Tentang Pedoman Mitigasi Bencana Alam Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Peraturan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28 tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai Dan Garis Sempadan Danau

Rogers, A. W., Paciarotti, C., Cesaroni, A., Gorlova, N. I., Troska, Z. A., Starovojtova, L. I., Demidova, T. E., Akhtyan, A. G., Shcheglova, A. S., Dunne, J. P., Smith, R. P., Westerdal, M., Rights, A., Copyright, I., Cuskelly, G., Fredline, L., Kim, E., Barry, S., Kappelides, P., … Perkins, S. E. (2020). Arahan Penanganan Bencana Banjir Di DKI Jakarta. Kaos GL Dergisi, 8(75), 147–154.

Siswoko. (2010). Upaya Mengatasi Masalah Banjir secara Menyeluruh. Jakarta: Yayasan Penerbit Pekerjaan Umum, PT. Mediatama Saptakarya.

Suparyanto dan Rosad (2015. (2020). Mitigasi Bencana Banjir Di Kawasan Permukiman. Suparyanto Dan Rosad (2015, 5(3), 248–253.

Undang-Undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Yuniarti, T., & Yuliana, N. D. (2018). Aktivitas Penghambatan Ekstrak Berbagai Jenis Bawang Terhadap Pembentukan Blackspot Pada Udang Vaname. Journal of Food Technology & Industry/Jurnal Teknologi & Industri Pangan, 29(1).

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Yuniarto, E., Latief, R., & Ridwan, R. (2023). Arahan Pengendalian Terhadap Banjir di Perumahan BTN Mutiara Indah Permai di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 37–44. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3863

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>