Konsep Pengembangan Aerotropolis di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar

Authors

  • Randy obertias Oheo Sumarata Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Pascasarjana, Universitas Bosowa
  • Murshal Manaf Program Studi Perencanaan Wilayah da Kota Program Pascasarjana, Universitas Bosowa
  • Syafri Syafri Program Studi Perencanaan Wilayah da Kota Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.35965/ursj.v3i2.672

Keywords:

Konsep Aerotropolis, Karakteristik Pelayanan, Bandara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis karakteristik pelayanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dalam mendukung konsep aerotropolis dan Mengkaji konsep pengembangan aerotropolis di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis diantaranya analisis deskriptif kuantitatif skala likert (crosstabulation) dan analisis jalur/analisis path. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan lainnya serta masyarakat yang menjadi responden dengan menggunakan kuesioner/wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik pelayanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dalam mendukung konsep aerotropolis berdasarkan karakteristik aerotropolis yakni Prinsip Struktur Ruang, Prinsip Jarak/Aksesibilitas, Prinsip Zonasi, Prinsip Tata Guna Lahan, Prinsip Peruntukkan Utama Fungsi Kawasan, Prinsip Penyediaan Kawasan Bisnis, Prinsip Integrasi dan Prinsip Konektivitas memiliki pengaruh didalam pengembangannya. Untuk mengkaji konsep pengembangan aerotropolis di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berdasarkan karakteristik aerotropolis memiliki pengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung. Hasil analisis ini menunjukan bahwa karakteristik yang memiliki pengaruh signifikan secara tidak langsung didalam pengembangannya yakni prinsip integrasi dan konektivitas. Hal ini ditandai dengan pengembangan bandara ke aerocity agar dapat menuju kekonsep aerotropolis dimana menyediakan infrastruktur dasar agar segala aktivitas didalamnya dapat terhubung dengan baik.

This study aims to analyze the service characteristics of Sultan Hasanuddin International Airport Makassar in supporting the aerotropolis concept and examine the concept of aerotropolis development at Sultan Hasanuddin International Airport Makassar.This research is a type of quantitative descriptive research using analytical tools including quantitative descriptive analysis of the Likert scale (crosstabulation) and path analysis. The sample used was 100 people. Data obtained from the Central Bureau of Statistics and others as well as the community who became respondents using a questionnaire / interview. The results show that the service characteristics of Sultan Hasanuddin International Airport Makassar are in support of the aerotropolis concept based on aerotropolis characteristics, namely the Principle of Spatial Structure, the Principle of Distance / Accessibility, the Principle of Zoning, the Principle of Land Use, the Principle of Main Allocation of Regional Functions, the Principle of Provision of Business Areas, the Principle of Integration and The principle of connectivity has an influence on its development. To study the concept of aerotropolis development at Sultan Hasanuddin International Airport, Makassar, based on the characteristics of the aerotropolis, has a direct or indirect effect. The results of this analysis indicate that the characteristics that have an indirect significant influence in its development are the principles of integration and connectivity. This is marked by the development of airports to aerocity in order to get to the concept of aerotropolis which provides basic infrastructure so that all activities in it can be well connected.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita, Rahardjo. (2011). Manajemen Pemerintah Daerah. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Ayuningtyas., & Yonanda, R. (2014). Prinsip Perencanaan Aerotropolis. Tesis S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah. Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.

Buraerah, M. F., Rasyidi, E. S., & Sandi, R. (2020). Pemetaan Perubahan Penggunaan Lahan Di Wilayah Kabupaten Takalar Tahun 1999-2019 Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Ecosystem, 20(1).

Dwiyanti, 2013. Kajian Perkembangan Guna Lahan terkait dengan perdagangan dan industri batik di desa Trusmi Kulon, Plered, Kabupaten Cirebon. Jurnal ruang volume 1 Nomor 2 Tahun 2013. Fakultas Tehnik Universitas Diponegoro. Semarang.

Gallion, Arthur B. and Simon Eisner, The Urban Pattern; City Planning and Design, D. Van Nostrand Company Inc., Canada, 1963.

Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kasarda, J. D. (2008). The Evolution of Airport Cities and the Aerotropolis.. London: Insight Media.

Kasarda, J. (2013). Airport cities : The evolution. Paper Report, (May), 24–27.

Kasarda, J. D. (2016). Aerotropolis. West Sussex UK: John Wiley & Sons Press, 1-8.

MI, Taking. (2015). Perubahan Pemanfaatan Lahan dan Implikasinya dalam Pengendaliaan Ruang di Kawasan Perkotaan Sungguminasa. Universitas Bosowa.

Noor, Juliansyah, 2016. Metodelogi Penelitian. Jakarta : Kencana Prenada Media. Group. Panjika 2000. Alfabeta.

Pratiwi, A., Manaf, M., & Aksa, K. (2020). Pengaruh Pembangunan Jalan Tol Layang Terhadap Kondisi Aksesibiltas Jalan A.P Pettarani . Journal of Urban Planning Studies, 1(1), 050-060. Diambil dari https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/jups/article/view/17

Sugiyono, 2010, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta

Surya, B., Hadijah, H., Suriani, S., Baharuddin, B., Fitriyah, A. T., Menne, F., & Rasyidi, E. S. (2020). Spatial Transformation of a New City in 2006–2020: Perspectives on the Spatial Dynamics, Environmental Quality Degradation, and Socio—Economic Sustainability of Local Communities in Makassar City, Indonesia. Land, 9(9), 324.

Younie. 2011. Metode Penelitian. https://virtualyuni.wordpress.com/2011/03/08/chapter-4- metodepenelitian/ Diakses pada 9 Oktober 2020

Yunus, H.S. 1994. Teori dan Model Struktur Keruangan Kota. Fakultas Geografi UGM. Yogyakarta.

Downloads

Published

2021-06-20

How to Cite

Sumarata, R. obertias O., Manaf, M., & Syafri, S. (2021). Konsep Pengembangan Aerotropolis di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Urban and Regional Studies Journal, 3(2), 60–69. https://doi.org/10.35965/ursj.v3i2.672

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>