Pengaruh Penggunaan Lahan Dan Kinerja Lalu Lintas Terhadap Iklim Perkotaan Di Wilayah Peri-Urban Mamminasata

Authors

  • Sri Hidayat Magister Perencanaan Wilayah da Kota Program Pascasarjana, Universitas Bosowa
  • Syafri Syafri Program Studi Perencanaan Wilayah da Kota Program Pascasarjana, Universitas Bosowa
  • Syahriar Tato Program Studi Perencanaan Wilayah da Kota Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.35965/ursj.v3i2.670

Keywords:

Penggunaan Lahan, Kinerja Lalu Lintas, Perubahan Iklim

Abstract

Koridor ruas jalan Hertasning-Tun Abdul Razak merupakan wilayah peri-urban yang mengalami dinamika cukup tinggi akibat kebutuhan permukiman dan sarana kegiatan baru. Hal ini memicu terjadinya transformasi spasial. Transformasi spasial memberikan dampak pada peningkatan aktivitas antropogenik yang dapat mengubah iklim perkotaan. Peningkatan aktivitas antropogenik ditandai dengan perbedaan penggunaan lahan dan kinerja lalu lintas sepanjang koridor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui hubungan variabel penggunaan lahan dan kinerja lalu lintas terhadap kondisi iklim perkotaan dengan analisis data menggunakan SEM PLS.  Hasil pengujian hipotesis secara statistik terhadap pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependennya menghasilkan kesimpulan penggunaan lahan berpengaruh signifikan terhadap kondisi iklim dimana nilai T-Statistik sebesar 2,752 > 1,96 atau nilai P sebesar 0,040 < 0,05. Sementara kinerja lalu lintas tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi iklim perkotaan dengan nilai T-Statistik sebesar 1,071 < 1,96 atau nilai P sebesar 0,285 > 0,05. Hasil ini juga menunjukkan bahwa penggunaan lahan di koridor ruas jalan Hertasning-Tun Abdul Razak dapat menyebabkan meningkatnya suhu perkotaan dikawasan tersebut. Namun peningkatan suhu perkotaan pada kawasan tersebut lebih disebabkan oleh aktivitas antropogenik pada penggunaan lahannya dan tidak dipengaruhi oleh luas area yang terbangun.

The corridor of the Hertasning-Tun Abdul Razak road section is a peri-urban area experiencing high dynamics due to the need for new housing and activity facilities. This triggers a spatial transformation. Spatial transformation has an impact on increasing anthropogenic activities that can change the urban climate. The increase in anthropogenic activity is indicated by differences in land use and traffic performance along the corridor. This study uses a quantitative method to determine the relationship between land use variables and traffic performance on urban climatic conditions with data analysis using SEM PLS. The results of statistical hypothesis testing on the effect of each independent variable on the dependent variable resulted in the conclusion that land use had a significant effect on climatic conditions where the T-statistic value was 2.752> 1.96 or the P value was 0.040 <0.05. Meanwhile, traffic performance has no significant effect on urban climatic conditions with a T-statistic value of 1.071 <1.96 or a P value of 0.285> 0.05. These results also indicate that land use in the Hertasning-Tun Abdul Razak road corridor can cause an increase in urban temperatures in the area. However, the increase in urban temperature in these areas is more due to anthropogenic activities in land use and is not influenced by the area that is built.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwan, A., Barkey, R. A., & Syafri, S. (2020). Perubahan Penggunaan Lahan dan Keselarasan Rencana Pola Ruang Di Kota Kendari. Urban and Regional Studies Journal, 3(1), 1–5.

Buraerah, M. F., Rasyidi, E. S., & Sandi, R. (2020). Pemetaan Perubahan Penggunaan Lahan Di Wilayah Kabupaten Takalar Tahun 1999-2019 Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Ecosystem, 20(1).

Cahyani Mokoginta, R., Syafri, S., & Jufriadi, J. (2021). Alih Fungsi Lahan Pertanian Di Kawasan Jalan Hertasning Baru Kelurahan Kassi-Kassi Kota Makassar. Journal of Urban Planning Studies, 1(2), 204-214. https://doi.org/10.35965/jups.v1i2.65

Coutts, A. M., Beringer, J., & Tapper, N. J. (2007). Impact of increasing urban density on local climate: Spatial and temporal variations in the surface energy balance in Melbourne, Australia. Journal of Applied Meteorology and Climatology, 46(4), 477–493. https://doi.org/10.1175/JAM2462.1.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 1997. Vectors of Lymphatic Filariasis. www.cdc.gov/.../mosquitoes_lymphatic_filar.htm. 8 September 2020.

Dahlan. 2011. Potensi hutan kota sebagai alternatif substitusi fungsi alat pendingin ruangan (air conditioner) (Studi kasus di Kampus IPB Darmaga). Skripsi. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, IPB, Bogor.

Departemen Pekerjaan Umum. 1997, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Direktorat Jenderal Bina Marga dan Departemen Pekerjaan Umum Jakarta.

Rasyidi, E. S., Sandi, R., & Buraerah, M. F. (2020). Monitoring Perubahan Suhu Ibu Kota Negara Tahun 1993-2019 Menggunakan Citra Satelit Landsat (Studi Kasus: Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur Dan Bangkok). Ecosystem, 20(1), 50-58.

Environmental Protection Agency. (2009). Retrieved February 14, 2011, from Urban Heat Island Effect: http://www.epa.gov/heatisld/about/index .htm.

Ghozali, Imam, 2008a, Model Persamaan Struktural, Konsep dan Aplikasi dengan Program AMOS 16.0, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Ghozali, Imam, 2006, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Haryono, S., dan Wardoyo, P. (2012). Structural Equation Modeling, Bandung, PT. Intermedia Personalia Utama.

Huang, Y., Unger, N., Harper, K., & Heyes, C. (2020). Global Climate and Human Health Effects of the Gasoline and Diesel Vehicle Fleets. GeoHealth, 4(3), 1–13. https://doi.org/10.1029/2019GH000240.

IPCC. 2018. Summary for Policymakers. In: Masson-Delmotte V, Zhai P, Pörtner H-O, Roberts D, Skea J, Shukla PR, Pirani A, Moufouma-Okia W, Péan C, Pidcock R, Connors S, Matthews JBR, Chen Y, Zhou X, Gomis MI, Lonnoy E, Maycock T, Tignor M, Waterfield T, editors. Global Warming of 1.5°C. An IPCC Special Report on the impacts of global warming of 1.5°C above pre-industrial levels and related global greenhouse gas emission pathways, in the context of strengthening the global response to the threat of climate change, sustainable development, and efforts to eradicate poverty. In Press.

land use changes and the urban heat Island phenomenon in Jakarta, Indonesia. Advanced Science Letters, 21(2), 150–152. https://doi.org/10.1166/asl.2015.5842.

McGee, T.G. 1997. The Emergence of Desa-Kota Regions in Asia: Expanding a Hypothesis. In The Extended Metropolis and Settlement Transsition in Asia. The University of Hawaii Press. Honolulu.

MI, Taking. (2015). Perubahan Pemanfaatan Lahan dan Implikasinya dalam Pengendaliaan Ruang di Kawasan Perkotaan Sungguminasa. Universitas Bosowa.

Muhammad Afandi Naser, M. Manaf, M., & Budiharto, T. (2021). Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Terdampak Banjir Di Perkotaan Sinjai. Journal of Urban Planning Studies, 1(2), 147-164. https://doi.org/10.35965/jups.v1i2.49

Rahman, Musdalifah. 2016. Pengaruh Aktifitas Perdagangan Dan Jasa Terhadap Volume Lalu Lintas di Ruas Jalan Hertasning Raya, Kota Makassar. Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, UIN Alauddin Makassar.

Rushayati, S. B., Prasetyo, L. B., Puspaningsih, N., & Rachmawati, E. (2016). Adaptation Strategy Toward Urban Heat Island at Tropical Urban Area. Procedia Environmental Sciences, 33(in 1997), 221–229. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2016.03.073.

Sakti, H.H. (2016). Fenomena Perubahan Pemanfaatan Ruang dan Pertumbuhan Aktivitas Perkotaan (Kasus Koridor Ruas Jalan Hertasning-Samata Makassar-Gowa). Jurnal Plano Madani. Vol. 5 No.2. Hlm: 171-179.

Sandi, R., Rasyidi, E. S., & Fikruddin, M. (2020). Landslide of Karalloe Dam Site Gowa Regency, South Sulawesi Province. Ecosystem, 20(1), 34-40.

Surya, B., Hamsina, H., Ridwan, R., Baharuddin, B., Menne, F., Fitriyah, A. T., & Rasyidi, E. S. (2020). The Complexity of Space Utilization and Environmental Pollution Control in the Main Corridor of Makassar City, South Sulawesi, Indonesia. Sustainability, 12(21), 9244.

UNEP. (2003). United Nations Environmental Programme. Retrieved February 14, 2011, from How will global warming affect my world: http://www.unep.org/dec/docs/ipcc_wgii_guide-E.pdf JaTI.

Weng, Q., Lu, D., & Schubring, J. (2004). Estimation of land surface temperature-vegetation abundance relationship for urban heat island studies. Remote Sensing of Environment, 89(4), 467–483. https://doi.org/10.1016/j.rse.2003.11.005.

Wijanto, Setyo Hari, 2008, Structural Equation Modeling dengan Lisrel, Konsep dan Tutorial, Graha Ilmu, Jakarta.

Hanif Zahran, M., Salim, A., & Budiharto, T. (2021). Arahan Mitigasi Bencana Kawasan Rawan Longsor Di Kabupaten Sinjai. Journal of Urban Planning Studies, 1(2), 196-203. https://doi.org/10.35965/jups.v1i2.37

Downloads

Published

2021-06-20

How to Cite

Hidayat, S., Syafri, S., & Tato, S. (2021). Pengaruh Penggunaan Lahan Dan Kinerja Lalu Lintas Terhadap Iklim Perkotaan Di Wilayah Peri-Urban Mamminasata. Urban and Regional Studies Journal, 3(2), 41–51. https://doi.org/10.35965/ursj.v3i2.670

Most read articles by the same author(s)